foto kamera dslr

18 03 2013

Hobi fotografi akhir-akhir ini memang semakin digemari oleh banyak orang karena hobi ini tidak semahal dulu. Era digital memang mempermudah hobi yang satu ini. Kita tidak perlu lagi beli roll film dan  harus mencetaknya untuk mengetahui hasilnya tinggal jepret-jepret sepuasnya dan langsung bisa diketahui hasilnya di layar kamera. Tidak perlu khawatir foto yang dihasilkan jelek, toh ada software editing. Warna pucat bisa jadi cerah, kulit hitam bisa jadi putih, wajah berjerawat bisa jadi mulus, foto gelap (under exposure) bisa dibuat terang dengan software ini

foto kamera dslr

Penggemar fotografi jaman dulu, harus rajin mencatat setelan yang digunakan pada setiap foto seperti kecepatan rana (shutter speed) dan diafragma, sebagai bahan koreksi untuk foto selanjutnya. Jadi untuk bereksperimen tentu saja butuh biaya yang tidak sedikit karena harus menyiapkan beroll-roll film kemudian mencetaknya. Bayangkan saja habis berapa roll film untuk membuat sebuah foto dengan hasil yang maksimal.

Bagi sebagian orang mungkin memiliki persepsi bahwa sebuah foto yang bagus dihasilkan oleh kamera mahal, semakin mahal kameranya maka semakin bagus pula hasil fotonya. Nggak sepenuhnya salah sih… tapi menurut saya sebuah hasil foto yang bagus dihasilkan oleh kepiawaian fotografernya.  Alih-alih beli kamera canggih tapi tidak piawai dalam penggunaannya, malah pakai mode auto, nggak salah sih tapi kalau hanya pake mode auto kan nggak perlu beli kamera mahal hehe…

Foto yang bagus memang tidak melulu dihasilkan oleh kamera bagus, kamera dari sebuah handphone juga bisa membuat foto-foto indah. Foto-foto yang dihasilkan oleh kamera handphone saat ini juga tak kalah bagus dengan kamera-kamera DSLR. Tergantung bagaimana kita menerapkan prinsip dasar dalam fotografi seperti komposisi, dan lighting. Beberapa kelemahan memang terdapat dalam kamera handphone, seperti misalnya untuk foto malam hari atau kondisi dengan pencahayaan yang minim, walaupun ada flash tapi hasilnya jauh lebih baik menggunakan kamera DSLR atau kamera digital saku. Karena memang fungsi utama handphone  bukan untuk memotret tapi sebagai alat komunikasi dan kamera di dalamnya hanya sebagai pelengkap agar punya nilai tambah.

Karena saya hanya fotografer amatir, kadang merasa kamera yang bodinya bongsor kurang nyaman untuk dibawa kemana-mana kecuali memang berniat hunting foto atau traveling. Padahal momen atau gambar menarik bisa ada di setiap waktu dan tempat, solusinya kamera HP tentu saja karena selalu ada setiap saat hehehe….

Jangan khawatir soal hasilnya, karena ada aplikasi-aplikasi editing foto dalam handphone yang bisa kita unduh baik berbasis iOS ataupun Android. Dan cukup membantu membuat foto-foto kita jadi seperti hasil foto kamera digital berbodi bongsor. Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang bisa diunduh seperti Photoshop Express, Photo Arts, HDR FX, Pixlr Express dan banyak lagi. Tapi yang jadi favorit saya untuk editing adalah Pixlr Express, selain fiturnya lengkap yang versi web nya juga ada.

Aplikasi ini memiliki fitur yang menurut saya komplit, menyediakan beragam fungsi seperti merotasi posisi jenis foto atau gambar apapun; memotong atau menggambar bagian foto mengatur ukuran foto; dan juga menambah tingkat pencahayaan dan warna pada foto kita. Untuk membuat efek gambar, dalam aplikasi ini terdapat lebih dari 30 macam efek gambar yang dapat diaplikasikan. Pokoknya nggak kalah hasilnya dengan kamera DSLR deh..

 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: