digital kamera

18 03 2013

6 TIPS MERAWAT CAMERA DIGITAL SENDIRI TANPA HARUS KE DEALER RESMI. Merawat dan memelihara kamera digital sebetulnya tidak perlu berlebihan asalkan Anda tahu apa saja penyebab rusaknya kamera. Anda pastinya tidak menginginkan kamera digital kesayangan Anda rusak karena perawatan yang salah. Baca juga ‘DIBULLYING’ 18 ORANG SENIORNYA SAAT MOS, SISWA SMA DON BOSCO PONDOK INDAH LAPOR POLISI. Merawat bukan berarti selalu menyimpannya dalam tas, tetapi ada hal-hal kecil penyebab rusaknya kamera yang harus diketahui dan dicegah. Merawat dan memelihara kamera digital sebetulnya tidak perlu berlebihan asalkan Sobat tahu ke 6 musuh alami yang dalam hitungan detik dapat memperpendek umur sebuah kamera.
merawat-kamera-digital-slr

Ini dia 6 musuh alami yang mematikan dan beberapa tips penting yang harus Sobat hindari:

Embun – Ada banyak cara di mana uap air dapat mengakhiri kehidupan kamera Sobat. Selalu gunakan tali pengaman kamera pada leher atau pergelangan tangan untuk mencegah kamera Sobat jatuh ke air seperti sungai, danau, laut, kolam renang atau bak mandi. Untuk mencegah kerusakan akibat kondensasi, simpan bungkus silika gel dalam tas kamera Sobat . Silika gel ini efisien untuk menyerap semua kelembaban yang terbentuk saat Sobat bergerak dari zona suhu satu ke zona suhu yang lain. Apabila Sobat berada di lingkungan yang bersuhu lembab, sering-sering bersihkan kamera Sobat.

Debu – Ini dia satu musuh alami kamera digital Sobat. Debu bisa menjadi perusak utama ketika menempel pada bagian dalam kamera. Sensor gambar adalah salah satu wilayah yang mudah rusak oleh debu. Saat Sobat bepergian, jaga kamera Sobat dalam kantong yang tertutup rapat, dan jangan lupa untuk sering dibersihkan dengan Sensor Cleaner.
Garam – Pantai adalah tempat favorit fotografer terutama para landscaper karena memiliki pemandangan yang indah, tetapi hati-hati tempat ini juga berbahaya untuk kamera Sobat. Garam yang berasal dari laut yang sudah mengering dan terhembus angin bisa masuk ke kamera dan menyebabkan berbagai macam masalah termasuk korosi. Bila kamera sedang tidak digunakan, simpan saja dalam tas, dan harap-hati-hati saat Sobat mengganti lensa, membuka kartu memori atau baterai.

Pasir – yang satu ini bahkan lebih berbahaya dari debu. Partikel-partikel pasir yang kasar bisa menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada bagian kamera yang sering bergerak. Gunakan sikat pembersih khusus untuk menghilangkan partikel-partikel pasir. Hindari membuka kamera digital Sobat di tempat-tempat berpasir yang berangin atau dimana banyak orang yang berlari, melompat, dan melempar bola.

Tersentak dan tertubruk – Untuk melindungi perangkat fotografi Sobat dari tersentak dan tertubruk karena hal ini dapat menyebabkan kaera Sobat memiliki kerusakan parah. Bila sedang tidak digunakan, simpan kamera digital Sobat di tas kamera.
Krim dan lotion – Krim dan lotion seperti sunscreen, lotion nyamuk, salep anti alergi, dan sebagainya memiliki bahan kimia yang dapat membahayakan kamera Sobat. Jauhkan bahan kimia dari peralatan, dan jika Sobat sedang menggunakan krim dan lation tersebut, cucilah tangan Sobat sebelum menyentuh kamera.

Selain 6 musuh alami diatas, Sobat harus bersungguh-sungguh melindungi peralatan fotografi Sobat dari pencuri. Sedikit ceroboh saja kamera Sobat bisa hilang. Selalu menjaga kamera Sobat dalam tas kamera dan juga pastikan bahwa tas Sobat sudah teresleting secara sempurna. Ada bagusnya jika menggunakan tas punggung untuk memakainnya di depan. Selain itu, pertimbangkan untuk mengasuransikan Kamera Sobat, dan juga hindari untuk membawanya ke tempat-tempat yang tidak diperlukan.

 


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: